Emas lanjutkan pelemahan 2 hari terakhir pada hari Selasa
karena hari libur di China yang menghilangkan support kuat untuk logam tersebut
dan seiring kekhawatiran
investor tentang bank-bank sentral global yang akan memperlambat kebijakan
stimulusnya.
China
libur selama 3 hari untuk merayakan festival Perahu Naga, telah menjadi support
kunci pada setiap jam perdagangan di Asia karena terus meningkatnya permintaan
emas di negara tersebut. China menjadi konsumen emas no 2 di dunia dan itu akan
terus meningkat, dengan membayangi kekhawatiran tentang melambatnya permintaan
di India, pembeli emas terbesar saat ini.
China
yang mengimpor emas dari Hong Kong menyentuh level tertinggi sepanjang masa
pada bulan Maret lalu karena banyak pembeli yang berminat terhadap emas, dan
pembelian yang tinggi ini telah menyebabkan kekurangan pasokan pada bulan
April. Premi Emas batangan di China juga menyentuh rekor tertinggi bulan lalu.
Saat ini
harga emas berada dilevel $1,377.80. Harga sempat menyentuh $1,365.60 kemarin,
terendah sejak 23 Mei.
Secara tehnikal harga
emas berhasil melakukan rebound kemarin setelah sempat tertekan ke level 1365. Tekanan
turun terlihat masih membayangi pergerakan emas hari ini. Support hari ini
terbentuk di kisaran 1374. Pergerakan di bawah support ini akan membuka peluang
pelemahan kembali ke area 1365 dan selanjutnya di 1354. Sementara resisten
terbentuk di kisaran 1382. Pergerakan di atas resisten ini bisa membuka peluang
penguatan ke area 1388-91.
Data penting dari Amerika
baru akan dirilis besok, Kamis (12/6) yaitu data Retail Sales dan data
pengangguran mingguan, mungkin akan menjadi market mover untuk pergerakan emas
selanjutnya.
(Mario Prabowo)
0 komentar:
Post a Comment