English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Wednesday, December 3, 2014

Bursa China Melanjutkan Keuntungan; Shanghai Naik 0,5%

indices, highlight, latest news
KONTAK PERKASA (03/12) - Bursa saham China terus meningkat setelah laporan aktivitas non-manufaktur China membaik.

Indeks komposit Shanghai naik 0,5% setelah PMI non-manufaktur resmi naik menjadi 53,9 pada bulan November setelah turun ke level terendah sembilan bulan di 53,8 pada bulan Oktober.

Indeks komposit Shanghai selalu membukukan keuntungan harian hampir 1% atau lebih sejak 21 November, ketika bank sentral China secara mengejutkan memangkas suku bunga.

Investor China membeli saham blue-chip, dari pertambangan dan energi serta keuangan. Di antara gainers kuat, Anhui Conch Cement Co Ltd naik 3,4%, China Pacific Insurance naik 4,1% serta China Merchants Bank Co Ltd naik 8,4%.

Indeks S & P / ASX 200 naik 0,8%, indeks Nikkei naik 0,4%, indeks Hang Seng turun 0,5%, indeks Kospi naik 0,3%, indeks Sensex turun 0,1% dan indeks Taiex melonjak 1,5%.

Semalam, data konstruksi AS meningkat lebih baik dari perkiraan serta laporan penjualan mobil mendorong saham AS naik.

Dow naik 30 naik 0,58%, indeks S & P 500 naik 0,64%, sementara indeks komposit Nasdaq naik 0,60%.

Biro Sensus melaporkan sebelumnya bahwa belanja konstruksi AS naik 1,1% pada Oktober dari bulan sebelumnya, melebihi perkiraan pasar untuk naik 0,6% setelah kontraksi 0,1% pada bulan September.

Peningkatan terbesar sejak bulan Mei.

Pelaku pasar fokus menunggu Biro Statistik Tenaga Kerja yang akan merilis laporan pekerjaan November pada hari Jumat.

Autodata melaporkan sebelumnya bahwa penjualan mobil mencapai 17,2 juta unit pada bulan November, melampaui perkiraan pasar sebanyak 16,7 juta unit.

Secara terpisah, harga minyak yang lebih rendah mendorong saham juga, karena para investor berpendapat lebih sedikitnya uang yang dihabiskan di pompa bensin diterjemahkan pada prospek lebih banyaknya belanja liburan tahun ini dan mendorong ekonomi meningkat.

Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak mengatakan pekan lalu bahwa tetap mempertahankan target produksi resmi tidak berubah sebesar 30 juta barel per hari.

Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak memasok minyak sekitar 40% dari pasokan global.

Kekhawatiran atas melemahnya permintaan global yang dikombinasikan dengan indikasi bahwa produsen OPEC tidak akan mengurangi produksi telah menekan harga minyak dalam beberapa bulan terakhir karena memiliki realisasi bahwa konflik di Timur Tengah serta di Eropa Timur tidak mengganggu pasokan seperti yang dikhawatirkan.

Pada hari Rabu, AS akan merilis laporan ADP pada penciptaan lapangan kerja sektor swasta serta data industri pada aktivitas sektor jasa.

0 komentar:

Post a Comment

 
Back to Top