English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Sudirman Plaza, Gedung Plaza Marein Lt. 7, Jl. Jend. Sudirman Kav. 76 – 78, Jakarta 12910 Telp : (021) 5793 6555 (Hunting), Fax : (021) 5793 6546 E-mail : admin@kontak-perkasa-futures.co.id

Friday, February 24, 2017

Holding tambang yakin bisa beli saham Freeport

Kontak perkasa - Selangkah lagi holding pertambangan terbentuk. Tugas awal pembentukan empat perusahaan BUMN itu adalah mengelola 9,36% saham pemerintah di PT Freeport Indonesia. Selanjutnya memastikan mengambil penuh 51% saham Freeport.

Saat ini PT Indonesia Asahan Aluminium sebagai induk holding pertambangan sedang menunggu satu lagi Peraturan Pemerintah mengenai masing-masing transaksi. Mengingat saham pemerintah di PT Timah Tbk, PT Antam Tbk dan PT Bukit Asam Tbk sebagai perusahaan terbuka membutuhkan syarat teknis. Sebelumnya sudah terbit PP No. 72/2016 tentang Tata Cara Penyertaan dan Penatausahaan Modal Negara pada Badan Usaha Milik Negara dan Perseroan Terbatas.

Budi Gunadi Sadikin, Staf Khusus Menteri BUMN menyatakan, holding pertambangan memiliki kemampuan finansial menyerap 51% saham Freeport Indonesia. "Dana carilah, itu tugas pemerintah. Dananya pinjam saja, kalau bisa, 75 : 25. Tapi kalau balance sheet (holding) digabung, kapasitas finansial ada," ujar Budi, yang ditugaskan oleh Menteri ESDM Rini Soemarno mengawal pembentukan holding pertambangan, Kamis (23/2).

Kendati demikian menurut Budi, tidak mesti pemerintah menjadi pemilik penuh 51% saham Freeport. Melainkan bisa mengandalkan opsi lain, seperti melalui kerjasama joint venture.

Yang jelas, arah pembentukan holding pertambangan adalah memperkuat struktur permodalan dan kemampuan masing-masing anak usaha. Tujuannya agar mampu menguasai cadangan mineral di Indonesia.

Selain itu, tujuan pembentukan ini juga untuk mempercepat hilirisasi produk dan kandungan lokal, sehingga mampu memaksimalkan size ekonomi dari pertambangan. Selain juga membuat pamor perusahaan tambang Indonesia di skala global meningkat.

Untuk itu Budi bilang, tidak mungkin melakukan akuisisi Freeport Indonesia jika holding pertambangan belum terbentuk. Maklum, kapasitas perusahaan yang mengakuisisi tidak boleh lebih kecil dibandingkan yang diakuisisi. "Untuk mencari cadangan mineral ada dua cara, akuisisi dan eksplorasi," kata dia.

Arcandra Tahar, Wakil Menteri ESDM, belum mau bicara banyak soal siapa yang akan menadah divestasi 51% saham Freeport. "Maaf ya, kami belum bisa membahas masalah Freeport," ungkap dia. (sumber: kontan.co.id)
Kontak perkasa

Thursday, February 23, 2017

Freeport ancam Indonesia, McMoran bisa bangkrut

Kontak perkasa - Peneliti Pusat Studi Ekonomi Kerakyatan Universitas gajah Mada (UGM, Fahmy Radhi meminta pemerintah tidak perlu khawatir dengan ancaman Freeport. Sebab Freeport akan kalah bernegosiasi dengan Indonesia jika pemerintah tegas untuk melarang ekspor konsentrat.

Menurutnya, Freeport akan menghitung cost and benefit dalam menerapkan ancamannya. Salah satunya yakni Freeport akan menghitung penurunan harga saham McMoran Copper & Gold Inc di Bursa New York (FCX).

Dua tahun lalu, harga saham FCX masih  bertengger sekitar US$ 62 per saham. Pada perdagangan akhir Desember 2015, harga saham FCX terpuruk menjadi US$ 8,3 per saham. Pada Januari 2016 turun lagi menjadi US$ 3,96 per saham.

Salah satu penyebab sentimen penurunan harga saham FCX adalah tidak adanya kepastian perpanjangan KK Freeport dari pemerintah Indonesia.  “Jadi jika pemerintah tegas, tidak menutup kemungkinan penurunan harga saham FCX yang berkelanjutan akan memicu kebangkrutan McMoran Copper & Gold Inc,” kata Fahmy, Selasa (22/2).

Apalagi, ancaman yang dilontarkan Freeport melalui Richard C Adkerson sudah keterlaluan. Yakni mulai dari penghentian produksi Freeport, merumahkan karyawan, hingga memperkarakan pemerintah Indonesia ke Arbitrase Internasional.

Toh, lanjut Fahmy, pemerintah Indonesia sejatinya sudah melunak dengan memberikan jalan tengah untuk tetap mengizinkan ekspor konsentrat dengan menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 1 tahun 2017 tentang Minerba.

PP Minerba mewajibkan perusahaan pemegang KK untuk mengolah dan memurnikan konsentrat di smelter dalam negeri, kecuali bersedia mengubah status kontrak dari KK menjadi Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK).

Memang, awalnya Freeport menyetujui status IUPK, namun belakangan Freeport menolak persyaratan IUPK terkait divestasi 51% secara bertahap dalam 10 tahun dan sistem fiskal prevailing (besaran pajak yang berubah seiring dengan perubahan peraturan pajak di Indonesia).

Freeport ngotot untuk tetap menggunakan sistem fiskal naildown (besaran pajak tetap), seperti yang diterapkan oleh Freeport sebelumnya dengan status KK. Pemberian izin ekspor konsentrat tanpa menyetujui persyaratan divestasi dan sistem fiskal, termasuk pelanggaran terhadap PP Minerba 1/2017.

“Jika Freeport kembali menggunakan status KK, pemberian izin ekspor, yang tidak diolah dan dimurnikan di smelter dalam negeri, juga termasuk pelanggaran UU Minerba 4/2009,” katanya. (sumber: kontan.co.id)
Kontak perkasa

Wednesday, February 22, 2017

Dow Jones, S&P 500, dan Nasdaq rekor lagi

Kontak perkasa - Pasar saham AS memulai pekan ini dengan melangkah pasti di zona postif. Pada transaksi Selasa (21/2), Wall Street kembali ditutup di level rekor menyusul diumumkannya kabinet pemerintahan Trump dan dirilisnya kinerja emiten.

Data yang dihimpun CNBC menunjukkan, pada pukul 16.00 waktu New York, indeks Dow Jones Industrial Average naik 0,58% menjadi 20.743. Saham Wal Mart memimpin kenaikan dan saham Caterpillar merupakan saham dengan penurunan terbesar.

Sedangkan indeks S&P 500 naik 0,6% menjadi 2.365,38. Saham real estate memimpin kenaikan di antara 11 sektor lainnya.

Adapun indeks Nasdaq Composite naik 0,47% ditutup di posisi 5.865,95. Ketiga indeks acuan AS ini menorehkan rekor baru semalam.

Dalam setiap tiga saham yang naik, terdapat satu saham yang menurun di New York Stock Exchange. Volume transaksi perdagangan melibatkan 877,13 juta saham dan volume transaksi gabungan mencapai 3,535 miliar saham saat penutupan market.

Pada Senin lalu (20/2), Gedung Putih mengumumkan bahwa Letnan Jenderal HR McMaster akan menjadi penasehat keamanan nasional yang baru. McMaster menggantikan Michael Flynn, yang mengundurkan diri pada pekan lalu.

"Hal ini sangat, sangat baik bagi market," jelas Quincy Krosby, market strategist Prudential Financial. Menurutnya, penunjukkan McMaster meredakan kecemasan pelaku pasar bahwa pemerintahan Presiden Donald Trump tengah berada dalam kondisi kekacauan saat ini.

Selain itu, investor juga tengah fokus pada rilis kinerja emiten, termasuk perusahaan ritel ralsasa Macy's dan Home Depot. Macy's membukukan kinerja yang mixed. Laba per sahamnya melampaui estimasi, namun penjualannya mengalami penurunan. Sedangkan Home Depot mencatatkan kinerja yang melampaui ekspektasi Wall Street.

"Hasil kinerja positif Home Depot menunjukkan konsumen yang positif pula," jelasnya. (sumber: kontan.co.id)
Kontak perkasa

Tuesday, February 21, 2017

IHSG masih rentan koreksi

Kontak perkasa - Setelah akhir pekan lalu melemah, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menguat pada transaksi kemarin (20/2). IHSG ditutup naik 0,16% menjadi 5.359,29.

Analis Lautandhana Securindo Krishna Setiawan menilai, fundamental pasar modal Indonesia cukup kuat, ditopang membaiknya prospek ekonomi tahun ini dibanding tahun lalu. "Kalaupun ada sentimen negatif, hal itu di luar urusan ekonomi, misalnya sentimen pilkada," tutur dia.

IHSG juga melaju lantaran harga saham lapis kedua mulai rebound. Saham berkapitalisasi jumbo, seperti BMRI, juga menguat setelah merilis kinerja 2016 yang positif.

Analis Asjaya Indosurya William Surya Wijaya berpendapat, IHSG masih bergerak di rentang konsolidasi, belum menembus resistance sebelumnya di 5.336. Tapi saat ini kondisi ekonomi yang cukup stabil seharusnya dapat menopang IHSG dalam jangka panjang. "Tapi bukan berarti tidak ada penghambat," kata dia.

Fluktuasi rupiah dan harga komoditas juga turut mempengaruhi IHSG. William memprediksi indeks saham hari ini (21/2) berpotensi bearish di kisaran support 5.336 dan resistance 5.417. Adapun Krishna memperkirakan IHSG naik di 5.332-5.384. (sumber: kontan.co.id)
Kontak perkasa

 
Back to Top