English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Sudirman Plaza, Gedung Plaza Marein Lt. 7, Jl. Jend. Sudirman Kav. 76 – 78, Jakarta 12910 Telp : (021) 5793 6555 (Hunting), Fax : (021) 5793 6546 E-mail : admin@kontak-perkasa-futures.co.id

Monday, April 24, 2017

BURSA AS: Ditopang Saham American Express, Indeks Dow Jones Ditutup Naik 0,85%


Kontak perkasa - Bursa saham Amerika Serikat (AS) berakhir reli pada perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB), menyusul solidnya serangkaian laporan keuangan yang dipimpin oleh American Express.

Indeks S&P 500 ditutup menguat 0,76% ke posisi 2.355,84, sedangkan indeks Dow Jones Industrial Average berakhir menanjak 0,85% ke level 20.578,71.

Saham perusahaan kartu kredit American Express yang ditutup menguat 5,9% menjadi pendorong utama Dow Jones, setelah melaporkan penurunan laba kuartalan yang lebih kecil dari perkiraan pada Rabu malam.

Sementara itu, saham CSX Corp. yang melesat 5,6% menjadi salah satu performa terbaik terhadap indeks S&P 500.

Perusahaan yang bergerak di bidang jalur kereta api tersebut melaporkan laba bersih kuartalan yang lebih baik dari perkiraan, didorong oleh naiknya volume kargo, serta mengungkapkan rencana untuk memangkas biaya dan mendorong profitabilitas selanjutnya.

“Anda membutuhkan katalis untuk bergerak lebih tinggi dan satu-satunya faktor luar yang logis bagi saya dan akan mendorong pasar lebih tinggi adalah laporan keuangan, yang sejauh ini terlihat baik,” ujar Phil Blancato, CEO Ladenberg Thalmann Asset Management di New York, dikutip dari Reuters (Jumat, 21/4/2017).

Menurut data Reuters, sekitar 75% dari 82 perusahaan pada indeks S&P 500 yang telah merilis laporan keuangannya hingga Kamis sore, memiliki hasil yang lebih baik dari ekspektasi atau di atas tingkat rata-rata selama empat kuartal terakhir.

Secara keseluruhan, laba perusahaan-perusahaan pada S&P 500 diperkirakan akan naik 11,1% pada kuartal ini, angka terbaik sejak 2011.

Di sisi lain, saham Philip Morris yang turun 3,5% menjadi US$109,98, menjadi penekan utama terhadap indeks acuan S&P, setelah proyeksi laba kuartal pertama perusahaan tembakau turun di bawah perkiraan.(sumber: bisnis.com)
Kontak perkasa

Friday, April 21, 2017

LOGAM MULIA: Pasar Tunggu Pilpres Prancis, Harga Emas Masih Terkoreksi Tipis

Kontak perkasa - Koreksi harga emas menipis pada perdagangan hari ini, Kamis (20/4/2017), di tengah ketegangan geopolitik seputar Korea Utara dan agenda pemilihan presiden di Prancis yang memberi dukungan terhadap aset safe haven meskipun laju dolar AS pulih.

Harga emas Comex kontrak Juni 2017 melemah 0,19% atau 2,40 poin ke US$1.281 per ounce pada pukul 12.55 WIB, setelah dibuka turun 0,09% atau 1,20 poin di posisi 1.282,20.

Pada perdagangan Rabu (19/4), harga emas ditutup melemah hampir 1% ke US$1.283,40.

Sementara itu, indeks dolar yang mengukur pergerakan dolar AS terhadap sejumlah mata uang utama hari ini dibuka naik 0,06% atau 0,061 poin ke 99,799, meski kemudian berbalik turun tipis 0,04% atau 0,039 poin ke 99,699.

Pergerakan indeks dolar AS berhasil berakhir rebound pada perdagangan Rabu, setelah mencapai level terendah dalam tiga pekan akibat berkurangnya ekspektasi untuk kenaikan suku bunga Amerika Serikat (AS).

Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) Mike Pence kemarin menyatakan keinginan Washington bekerja sama dengan para sekutunya dan China untuk memberi tekanan ekonomi dan diplomatik terhadap Korea Utara. Namun, dia juga menyatakan bahwa AS siap mengalahkan setiap serangan dengan respons yang ‘besar’.

Di sisi lain, dengan agenda putaran pertama pemilihan Presiden Prancis pada 23 April, adanya hasil yang tak terduga mendorong sejumlah pengumpul suara untuk memperhitungkan skenario terekstrim, mengingat kemenangan mengejutkan Donald Trump sebagai Presiden AS terpilih pada November serta hengkangnya Inggris dari Uni Eropa pada Juli.

“Sentimen secara keseluruhan adalah ekspektasi [bagi emas] mencapai US$1.300 setidaknya pada akhir pekan. Sentimen seputar isu geopolitik benar-benar memberi dampak,” ujar Spencer Campbell, general manager Kaloti Precious Metals, dikutip dari Reuters.

Menurut Jeffrey Halley, senior market analyst at OANDA, dengan adanya agenda pilpres di Prancis akhir pekan ini yang berisiko, sulit untuk melihat koreksi berarti pada emas sebelum pekan depan.

Sejalan dengan emas, harga perak kontrak Mei 2017 melemah 0,04% atau 0,007 poin ke US$18,155 per ounce, setelah dibuka turun tipis 0,01% atau 0,002 poin di posisi 18,160. (sumber: bisnis.com)
Kontak perkasa

Thursday, April 20, 2017

BURSA EROPA: Performa Produsen Mobil Menguat, Indeks Stoxx 600 Ditutup Naik 0,2%

Kontak perkasa - Pergerakan bursa saham Eropa rebound pada sesi perdagangan kemarin, ditopang oleh performa perbankan dan produsen mobil, di saat para investor mencermati sejumlah agenda politik yang tumbuh di kawasan tersebut, termasuk pemilihan umum dini di Inggris.

Indeks Stoxx Europe 600 ditutup menguat 0,2% pada perdagangan Rabu, setelah ditutup merosot 1,1% pada perdagangan sebelumnya.

Dikutip dari Bloomberg (Kamis, 20/4/2017), performa produsen mobil menguat setelah penjualan mobil di Eropa pada Maret dilaporkan melonjak ke level tertingginya.

Penjualan mobil di Eropa melonjak ke level tertinggi sepanjang masa, ditopang oleh performa Fiat Chrysler Automobiles NV dan Renault SA yang memanfaatkan solidnya kondisi ekonomi untuk menarik lebih banyak pembeli.

Pada saat yang sama, saham perbankan mengikuti gerak imbal hasil obligasi yang lebih tinggi, dengan kenaikan terbesar sejak awal Maret.

Saham Burberry Group Plc. anjlok 7,8% setelah data penjualan ritel kuartal keempat meleset dari estimasi.

Sementara itu, prediksi untuk penaikan tingkat suku bunga acuan lanjutan oleh bank sentral Amerika Serikat (AS) Federal Reserve pada pertemuan kebijakan bulan Juni berkurang, menyusul angka kenaikan pekerjaan AS pada Maret yang lebih lambat dari perkiraan serta penurunan bulanan yang mengejutkan pada harga konsumen.

Berdasarkan data yang dihimpun Bloomberg, prediksi untuk kenaikan suku bunga Fed turun menjadi sekitar 47% dibandingkan dengan lebih dari 60% pada awal bulan ini. (sumber: bisnis.com)
Kontak perkasa

Wednesday, April 19, 2017

Wall Street terseret Goldman dan Johnson & Johnson

Kontak perkasa - Wall Street terseret oleh laporan pendapatan kuartalan yang mengecewakan dari perusahaan besar seperti Goldman Sachs dan Johnson & Johnson pada perdagangan Selasa (18/4).

Mengutip Reuters, pukul 09:41 waktu setempat, indeks Dow Jones Industrial Average turun 66,05 poin, atau 0,32 %, di 20.570,87, S & P 500 turun 4,4 poin, atau 0,19 %, pada 2.344,61 dan Nasdaq Composite turun 8,21 poin , atau 0,14 %, pada 5.848,58.

Sektor kesehatan pada indeks S & P 500 anjlok 0,83 %, saham Johnson & Johnson turun 2,6 % setelah perusahaan melaporkan pendapatan kuartalan yang tidak menjawab ekspektasi analis.

Sektor keuangan tertekan oleh penurunan 3,5 % saham Goldman Sachs, yang melaporkan laba kuartalan lebih rendah dari perkiraan karena pendapatan perdagangan menurun.

Goldman dipengaruhi bank AS utama lainnya, termasuk Morgan Stanley dan Wells Fargo, yang diperdagangkan lebih rendah.

Setelah reli pasca pemilu, terutama di sektor perbankan, investor sekarang melihat laba kuartalan untuk membantu membenarkan penilaian tinggi di pasar.  (sumber: kontan.co.id)
Kontak perkasa

 
Back to Top