English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Sudirman Plaza, Gedung Plaza Marein Lt. 7, Jl. Jend. Sudirman Kav. 76 – 78, Jakarta 12910 Telp : (021) 5793 6555 (Hunting), Fax : (021) 5793 6546 E-mail : admin@kontak-perkasa-futures.co.id

Tuesday, October 14, 2014

Dolar Menguat Terhadap Mata Uang Utama Lainnya; Indeks Dolar Naik 0,56%

forex, highlight, latest news
KONTAK PERKASA (14/10) - Dolar menguat terhadap mata uang utama lainnya pada Selasa, karena kekhawatiran yang berkelanjutan atas prospek pertumbuhan ekonomi global terus mendukung permintaan untuk greenback sebagai safe-haven.

USD / JPY menguat 0,21% diperdagangkan pada 107,09.

Permintaan yen baru-baru ini menguat setelah Dana Moneter Internasional memangkas proyeksi pertumbuhan global pada 2014 dan 2015 pada minggu lalu dan memperingatkan bahwa pertumbuhan global tidak pernah dapat mencapai tingkat pertumbuhan sebelum masa krisis.

Pasar juga gelisah di tengah epidemi Ebola yang di laporkan telah menyebar. Inggris mengumumkan pada hari Senin bahwa akan mulai melakukan tes demam Ebola di bandara Heathrow, setelah Menteri Kesehatan Jeremy Hunt mengatakan ada kemungkinan bahwa virus akan terdiagnosa di Inggris pada akhir tahun.

EUR / USD turun 0,65% ke 1,2669 setelah data menunjukkan bahwa sentimen ekonomi Jerman memburuk ke level terendah sejak Desember 2012 pada bulan Oktober, memicu kekhawatiran lebih lanjut atas ekonomi terbesar zona euro.

Pusat Riset Ekonomi ZEW mengatakan bahwa indeks sentimen ekonomi Jerman turun 10,5 poin menjadi minus 3,6 bulan ini dari pembacaan bulan September pada 6.9. Para analis telah memperkirakan indeks turun 5,9 poin menjadi 1,0 pada bulan Oktober.

Indeks sentimen ekonomi zona euro jatuh ke 4,1 pada bulan September dari 14,2 pada bulan Agustus, di bawah ekspektasi untuk penurunan ke 7.1.

Sebuah laporan terpisah menunjukkan bahwa produksi industri di zona euro turun 1,8% pada bulan Agustus, jauh di bawah ekspektasi untuk turun 1,6%. Data bulan Juli direvisi menjadi naik 0,9% dari estimasi sebelumnya naik 1,0%.

Pound jatuh ke posisi terendah hampir 11 bulan, dengan GBP / USD pada 1,5967, turun 0,72% setelah data menunjukkan bahwa data inflasi Inggris melambat ke level terendah lima tahun pada bulan September.

Kantor Statistik Nasional Inggris mengatakan tingkat inflasi harga konsumen melambat menjadi 1,2% bulan lalu dari 1,5% pada bulan Agustus. Para analis telah memperkirakan CPI Inggris turun menjadi 1,4% pada bulan September.

Bulan ke bulan, inflasi harga konsumen datar pada bulan September, setelah naik 0,4% pada bulan Agustus.

CPI inti, yang tidak termasuk makanan, energi, alkohol, dan tembakau naik 1,5% bulan lalu, turun dari 1,9% pada bulan Agustus. Para analis telah memperkirakan CPI inti naik 1,8% pada bulan September.

Sementara itu, USD / CHF menguat 0.35% diperdagangkan pada 0,9511. Data sebelumnya menunjukkan bahwa inflasi harga produsen Swiss turun 0,1% bulan lalu, sesuai dengan harapan, setelah turun 0,2% pada bulan Agustus.

AUD / USD turun 0,24% ke 0,8753 dan NZD / USD melemah 0,30% diperdagangkan pada 0,7870, sementara USD / CAD menguat 0,39% menjadi 1,1243.

The National Australia Bank melaporkan pada Selasa bahwa indeks kepercayaan bisnis jatuh ke level terendah lima bulan pada plus 5 di bulan September dari pembacaan plus 7 pada bulan Agustus, yang direvisi turun dari perkiraan pembacaan sebelumnya pada plus 8.

Indeks US Dollar naik 0,56% ke 85,75.

Produksi Industri Zona Euro Anjlok 1,8% Pada Bulan Agustus

world economy, highlight, latest news, indices
KONTAK PERKASA (14/10) - Produksi industri di zona euro turun lebih dari yang diharapkan pada bulan Agustus, memicu kekhawatiran atas prospek pertumbuhan ekonomi di zona euro.

Dalam laporannya, Eurostat, badan statistik Eropa mengatakan produksi industri turun pada penyesuaian musiman 1,8% pada bulan Agustus, di bawah perkiraan untuk penurunan 1,6%. Produksi industri pada bulan Juli naik 0,9%.

Tahun ke tahun, produksi industri turun 1,9% pada bulan Agustus dari tahun sebelumnya, dibandingkan dengan ekspektasi untuk penurunan 0,9% dan setelah naik pada 1,6% pada bulan sebelumnya.

EUR / USD diperdagangkan pada 1,2673 dari 1,2684 sekitar menjelang rilis data, sementara EUR / GBP berada di 0,7940 dari 0,7945 sebelumnya.

Sementara itu, pasar saham Eropa masih melemah. Indeks DJ Euro Stoxx 50 beringsut turun 0,7%, CAC 40 Prancis merosot 0,65%, DAX Jerman turun 0,5%, sedangkan FTSE 100 di London merosot 0,5%.

Indeks Sentimen Ekonomi ZEW Jerman Turun Ke Terendah 22 Bulan Pada Bulan Oktober

world economy, highlight, latest news, indices
KONTAK PERKASA (14/10) - Sentimen ekonomi Jerman memburuk ke level terendah sejak Desember 2012 pada bulan Oktober, memicu kekhawatiran atas ekonomi terbesar zona euro, data industri menunjukkan pada hari Selasa.

Dalam laporannya, Pusat Riset Ekonomi ZEW mengatakan bahwa indeks sentimen ekonomi Jerman turun 10,5 poin menjadi minus 3,6 bulan ini dari Pembacaan bulan September pada 6.9.

Para analis telah memperkirakan indeks turun 5,9 poin menjadi 1,0 pada bulan Oktober.

Indeks Kondisi Saat Ini memburuk menjadi 3,2 bulan ini dari 25,4 pada bulan Agustus, lebih buruk dari ekspektasi untuk penurunan menjadi 18,0.

Sementara itu, indeks sentimen ekonomi zona euro jatuh ke 4,1 pada bulan September dari 14,2 pada bulan Agustus, di bawah ekspektasi untuk penurunan ke 7.1.

Pada indeks, pembacaan di atas 0,0 menunjukkan optimisme, pembacaan di bawah 0,0 menunjukkan pesimisme.

EUR / USD diperdagangkan pada 1,2673 dari 1,2684 menjelang rilis data, sementara EUR / GBP berada di 0,7940 dari 0,7945 sebelumnya.

Sementara itu, pasar saham Eropa masih melemah. Indeks DJ Euro Stoxx 50 beringsut turun 0,7%, CAC 40 Prancis merosot 0,65%, DAX Jerman turun 0,5%, sedangkan FTSE 100 di London merosot 0,5%.

Saham Eropa Turun Jelang Data Jerman; Dax Turun 0,52%

indices, highlight, latest news
KONTAK PERKASA (14/10) - Saham Eropa di buka lebih rendah pada hari Selasa, karena investor berhati-hati di tengah kekhawatiran pertumbuhan global yang sedang berlangsung dan menjelang laporan pada sentimen ekonomi Jerman.

Selama perdagangan pagi di Eropa, DJ Euro Stoxx 50 turun 0,53%, CAC 40 Prancis turun 0,56%, sementara DAX Jerman turun 0,52%.

Ekuitas global melemah setelah Dana Moneter Internasional memangkas proyeksi pertumbuhan global pada 2014 dan 2015 dan memperingatkan bahwa pertumbuhan global tidak pernah dapat mencapai tingkat pertumbuhan sebelum masa krisis.

Data terbaru dari Jerman menunjukkan kelemahan tak terduga di bidang manufaktur dan ekspor juga menambah kekhawatiran, serta tanda-tanda pertumbuhan yang tidak merata di Cina.

Pasar juga gelisah di tengah epidemi Ebola yang menyebar. Inggris mengumumkan pada hari Senin bahwa akan mulai melakukan tes demam Ebola di bandara Heathrow, setelah Menteri Kesehatan Jeremy Hunt mengatakan ada kemungkinan bahwa virus akan terdiagnosa di Inggris pada akhir tahun.

Saham keuangan mixed, BNP Paribas dan Societe Generale naik tipis 0,01% dan 0,04%, Deutsche Bank turun 0,42%, Unicredit turun 0,30% dan Intesa Sanpaolo naik 0,40% di Italia, sementara Banco Santander dan BBVA turun 0,38% dan 0,41%.

Di London, indeks FTSE 100 turun 0,47%, terbebani oleh kerugian di sektor keuangan.

Saham Lloyds Banking turun 0,37% dan HSBC Holdings turun 0,55%, sementara Barclays melemah 0,54% dan Royal Bank of Scotland turun 0,78%.

Menambah kerugian, Burberry Group anjlok 5,54% setelah laporan perkiraan margin keuntungan akan turun.

SABMiller juga pada sisi negatifnya, dengan saham turun 0,40% setelah laporan pertumbuhan pendapatan di bawah perkiraan analis.

Sementara itu, saham pertambangan naik. Glencore Xstrata naik 0,54% dan Bhp Billiton menguat 0,83%, sementara Fresnillo dan Rio Tinto menguat 1,12% dan 2,25%.

Tembaga Menguat Jelang Data ZEW Jerman

komoditi, gold update, highlight, latest news
KONTAK PERKASA (14/10) - Tembaga berjangka beringsut menguat di pasar Eropa pada Selasa, karena pelaku pasar menunggu rilis data zona euro untuk indikasi lebih lanjut pada kekuatan ekonomi dan arah kebijakan moneter selanjutnya.

Di Comex New York Mercantile Exchange, tembaga untuk pengiriman Desember diperdagangkan pada $ 3,048 per pon, naik 0,8 sen, atau 0,26%.

Harga tembaga Comex mencapai tertinggi harian di $ 3,055 pada hari sebelumnya, level tertinggi sejak 9 Oktober.

Tembaga kemungkinan besar akan mencari support di $ 3,021 dan resistance pada $ 3,059.

ZEW Institute akan merilis laporan pada sentimen ekonomi Jerman untuk Oktober, indikator utama kesehatan ekonomi.

Kekhawatiran bahwa Jerman, ekonomi terbesar zona euro, sedang terseret ke dalam resesi setelah data menunjukkan kelemahan tak terduga di bidang manufaktur dan ekspor.

Zona euro juga akan mempublikasikan data produksi industri untuk bulan September, di tengah kekhawatiran perekonomian yang mengalami kesulitan dan mungkin memerlukan langkah-langkah stimulus baru dari Bank Sentral Eropa.

Eropa sebagai kawasan ketiga dalam permintaan global untuk logam industri.

Tembaga sensitif terhadap prospek pertumbuhan ekonomi karena penggunaannya secara luas di seluruh industri.

Sementara itu, emas untuk pengiriman Desember naik tipis $ 2,80, atau 0,23%, diperdagangkan pada $ 1,232.80 per troy ounce, sementara perak untuk pengiriman Desember naik 10,8 sen, atau 0,62% diperdagangkan pada $ 17,45 per ounce.

Harga emas kemungkinan akan bergerak menuju support di $ 1,232.04 per troy ounce. Pecahnya area tersebut akan membawa harga emas bergerak ke bawah menuju support $ 1,227.14 per troy ounce. Sebaliknya waspadai jika harga emas tertahan kuat di area $ 1,234.97 per troy ounce dan muncul sinyal bullish di sekitar area tersebut membuka potensi harga akan bergerak ke atas menuju resistance $ 1,236.94 per troy ounce. Pecahnya area tersebut akan membawa emas bergerak ke atas menuju resistance berikutnya di $ 1,241.84.

Emas dan perak tetap didukung oleh spekulasi bahwa lemahnya pertumbuhan ekonomi global dan dampaknya terhadap ekonomi AS dapat menyebabkan Federal Reserve menunda kembali kenaikan suku bunga.

Tertundanya kenaikan suku bunga akan dilihat sebagai bullish untuk emas.

 

Copyright © 2013 | All Rights Reserved